Tuhan Milik Semua Agama

Standar

Bahasa itu unik. Tidak ada yang salah dalam bahasa. Karena sifat dari bahasa adalah arbitrer dan konvensional. Orang Arab menyebut Tuhan dengan Ilah. Orang Yunani menyebut Tuhan dengan kata “Theos, EL, dan lain sebagainya”. Namun, mengapa kata “Tuhan” dianggap asing oleh orang Indonesia yang mengaku “Islam”? Mengapa kata Tuhan hanya berhak disandang oleh orang-orang non-Muslim?

Bahasa itu unik dan belum bisa mewakili keseluruhan hal yang ingin manusia ungkapkan. Tuhan milik semua AGAMA, terlepas dengan kata apa yang mereka gunakan.

Ya, Tuhan hanya bisa didekati, tapi tidak untuk dimiliki. Kita menginjak bumi yang sama. Kita juga beratapkan langit yang sama. Tuhanku, Tuhanmu, Tuhan kita semua.

 

*Ditulis oleh Lina Sellin.

 

(Silakan meng-copy, asal menyertakan sumber)

2 thoughts on “Tuhan Milik Semua Agama

  1. linasellin

    yaps… Tuhan ada di mana2… tapi diri kitalah yg menentukan apakah diri sedang dibarengkan dg Tuhan atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s