INGIN MEMUJI KIAI? TUNGGU DULU SAMPAI DIA TUTUP USIA

Standar

Mungkin ada yang berpikir, mengapa kok Rasulullah Saw. yang diperingati itu bukan wafatnya tapi hari kelahirannya. Sementara, kiai-kiai yang diperingati bukan hari lahirnya, tapi hari wafatnya. Atau, mungkin nggak ada yang berpikir ke sana? Karena orang Indonesia memang sudah lama nggak berpikir.

Kalau kita pikirkan, memang berbeda. Meski para kiai adalah pelanjut dari perjuangan Rasulullah Saw., tapi keduanya berbeda. Rasulullah Saw. sejak kelahirannya sudah merupakan fenomena alam. Kita mempelajari sejarah Rasulullah Saw., bagaimana kelahirannya ditandai oleh fenomena-fenomena alam yang menunjukkan bahwa inilah manusia pilihan Tuhan yang akan memerangi kegelapan.

Sementara penerus perjuangan Rasulullah Saw., para kiai ini, di samping tidak maksum, juga belum bisa kita nilai sebelum tutup buku. Karena pengalaman menunjukkan banyak sekali kiai yang asalnya hebat hebat hebat hebat … sudah mendekati wali, ngobos.

Banyak kiai yang sudah kita puja-puja sebagai almukarrom luar biasa, tiba-tiba tidak tahan melihat godaan duniawi. Dan, tidak pantas lagi kita sebut almukarrom. Sehingga, kita harus tunggu sampai tutup.

Kalau misalnya seperti kiai Abdul Karim, Kiai Marzuqi, Kiai Mahrus, sampai dengan wafat beliau, beliau mencurahkan, mewakafkan dirinya untuk masyarakat, untuk umat, dan itu sudah terbukti sampai beliau wafat, maka patutlah beliau kita peringati untuk menjadi teladan bagi kita semua. Karena itu, ayah saya Mustafa Bisri manti-manti (pesan) kepada saya, jangan sekali-kali terlalu memuji, mengkultuskan orang yang masih hidup.

Jangan-jangan, di tengah jalan ngobos. Tunggu dulu konsistensinya, istiqomahnya sampai di mana. Karena banyak sekali bajingan yang kemudian menjadi orang yang sangat saleh. Tetapi, banyak kiai yang kemudian menjadi preman.[]

Ditranskip dari ceramah Kiai Mustofa Bisri (Gus Mus) pada link Youtube https://www.youtube.com/watch?v=UIPCXWnnltY

Silakan mengcopy, asal sertakan sumber link tulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s